Digital Divide
Fenomena digital divide merupakan fenomena global yang terjadi di
berbagai negara di dunia, Eszter Hargiattai dari Princeton University dalam
papernya berjudul “The Digital Divide and What To Do About It”
(http://eszter.com/research/pubs/hargiattai-digitaldivide.pdf), menyatakan
defenisi digital divide sebagai berikut :
- Digital divide merupakan sebuah bentuk dan kondisi kesenjangan (gap) diantara masyarakat yang memiliki akses secara fisik kedalam teknologi-teknologi digital, dengan masyarakat yang tidak memiliki akses sama sekali maupun akses yang terbatas kedalam teknologi-teknologi digital tersebut
- Digital divide merupakan sebuah bentuk dan kondisi kesenjangan (gap) di antara masyarakat yang tahu (memiliki pengetahuan) terhadap teknologi digital dengan masyarakat yang tidak tahu sama sekali (buta teknologi digital)
Fakta-Fakta Digital Divide
Fakta-fakta terkait digital divide yang terjadi di masyarakat perkotaan
dan pedesaan, maupun di suatu negara dengan negara lain, dapat digambarkan sebagai
berikut :
- Disaat masyarakat kota maupun masyarakat negara maju telah melek internet dan sudah menjadikan internet sebagai kebutuhan primer, masih ditemukan masyarakat di pedesaan maupun negara tertinggal dan negara berkembang yang masih terkendala, atau bahkan tidak tahu sama sekali mengenai internet
- Ketika hampir semua kegiatan di dunia fisik dapat dilakukan secara digital melalui internet oleh masyarakat di kota maupun di negara maju, namun masih juga dijumpai kelompok masyarakat yang belum memanfaatkan teknologi dalam aktifitasnya
- Secara umum masyarakat kota maupun negara maju telah mengenal teknologi di semua usia (anak-anak sampai lanjut usia), namun masih dijumpai kelompok masyarakat di pedesaan yang belum mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Faktor-Faktor Penyebab Digital Divide
- Penyedia infrastruktur yang belum merata, insfrastruktur dalam hal ini meliputi ketersediaan akses jalan raya, air, listrik, hingga internet
- Pembangunan yang belum merata di setiap daerah
- Kurangnya kerja sama pemerintah, masyarakat, swasta, dan akademisi
- Kurangnya kepedulian masyarakat
- Perbedaan pola hidup masyarakat
- Regulasi yang berbeda disetiap daerah
Dampak Digital Divide Di Masyarakat
Digital Divide menimbulkan sejumlah dampak buruk dimasyarakat secara
umum, salah satunya adalah digital inequality (ketidaksetaraan digital), secara
umum inequality digital di kelompokan atas 4 hal sbb:
- Teknis (Teknical)
Secara teknis
tidak merata akses internet (bandwith) disuatu daerah akan menghambat
masyarakat dalam memperoleh pengetahuan dan informasi sehingga berujung pada
ketidak mampuan masyarakat dalam pemanfaatan teknologi.
- Otonomi (Autonomy)
Otonomi terkait
kebijakan pemerintah, apabila pemerintah suatu daerah tidak peduli terhadap
ketidak merataan pemanfaatan teknologi di masyarakat, maka semakin banyak
masyarakat yang mengalami inequality digital, sehingga akibatnya berdapak buruk
terhadap adanya persaingan digital di era globalisasi ini.
- Keterampilan (Skill)
Hal ini terkait
ketidak merataan kesempatan setiap masyarakat untuk berbagi pengetahuan,
mengakses informasi, dan melakukan penelitian, sehingga akibatnya semakin
rendah keterampilan individu masyarakat dalam pemanfaatan teknologi sehingga
berdampak buruk pada persaingan digital di masyarakat
- Tujuan (Purpose)
Tujuan ini
berkaitan dengan tujuan individu-individu di masyarakat dalam menggunakan
teknologi informasi, sehingga perlu di arahkan oleh berbagai pihak, agar
pemanfaatan teknologi menjadi maksimal
Knowladge Divide
- Knowladge Divide secara harfiah di defenisikan sebagai kesenjangan pengetahuan (bentuk kesenjagan di dalam memperoleh dan berbagi pengetahuan).
- Kesenjangan pengetahuan dan berbagi pengetahuan dimasyarakat merupakan kesejangan hidup masyarakat dalam kemudahan akses internet, pegetahuan, serta memperoleh manfaat pengetahuan serta infomasi.
- Knowladge devide memberikan dampak buruk bagi masyarakat dan negara, yang berdampak pada persaingan pengetahuan serta skill masyarakat di era globalisasi.
- Pada skala indivdu akan tersisih dalam persaingan global, sementara pada skala negara akan menjadi negara terbelakang.
Faktor-faktor Penyebab Knowladge Divide
- Ketidak merataan akses internet
- Ketidak merataan infrastruktur dan pembangunan
- Pola pikir dan kebiasaan masyarakat
- Kebijakan pemerintaha setempat
- Minat baca tulis dan berbagi pengetahuan yang kurang pada diri masyarakat
- Biaya hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat
Hubungan Antara Digital Divide dan Knowladge
Divide
- Digital divide merupakan kondisi terjadinya kesenjangan digital secara individu maupun masyarakat secara umum dalam memperoleh akses dan layanan berbasis digital, sehingga memicu terjadinya digital inequality dan knowladge divide.
- Pada banyak literatur, banyak disebutkan istilah digital divide yang dibarengi dengan digital inequality dan knowladge divide, karena ketiga istilah ini saling berhubungan, sehingga apabila dilakukan penghapusan terhadap digital divide maka dengan sendirinya permasalahan digital inequality dan digital divide juga ikut terselesaikan.
Upaya-upaya penghapusan Digital Divide dan Knowladge
Divide
Upaya-upaya dalam penghapusan digital divide dan knowladge divide dapat
dilakukan dengan 5 langkah
- Gerakan internet masuk desa
- Sosialisasi penggunaan perangkat lunak open source
- Perbaikan dan penambahan infrastruktur oleh pemerintah
- Sosialisasi baca tulis dan digitalisasi ke masyarakat
- Meningkatkan semengat untuk belajar dan berbagi di masyarakat



Tidak ada komentar:
Posting Komentar